Selasa, 08 Mei 2018

Gara-gara Puring Anak SD di Hajar Paman

Korban dan ibunya di Polsek Delitua
Hanya karena piring pecah A (25) menganiaya keponakannya, AR (11). Tak terima anaknya dianiaya, EN (30), warga Gg Purwo, Desa Sukamakmur, Kec Delitua, Kab Deliserdang pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Delitua, Senin (7/5).

Dituturkan EN, penganiayaan itu terjadi ketika AR berlibur ke rumah neneknya, SU (54) di Jln Delitua, Kel Kedai Durian, Kec Delitua, Kab Deliserdang, Jumat (4/5). Sekitar pukul 09:00 WIB, AR hendak menyusun piring yang baru dicucinya ke rak. Naas, salah satu piring terjatuh dan pecah.

Mendengar suara piring pecah, A yang merupakan adik ipar ibu korban langsung bangun dan memukili korban. "Paman seperti kerasukan memukuli saya," ungkap pelajar Kelas V SD ini sembari menangis.

Melihat cucu kesayangannya dipukuli, nenek korban menjerit minta tolong. Warga yang mendengar pun mendatangi rumah SU. Melihat kedatangan warga, A langsung kabur dari pintu belakang rumah.

"Korban mengalami luka memar di kedua tangan dan wajah karena diseret dan dijambak A. Akibatnya korban belum bisa bersekolah," ucap ibu korban kepada m24.

SU pun berharap, petugas kepolisian memberi efek jera kepada A yang kerap arogan terhadap keluarga yang datang. "Hari itu pernah juga keluarga dihajar A pakai broti. Maka itu saya sudah pasrah mau memenjarakan A," beber nenek korban.

Kapolsek Delitua, Kompol BL Malau sudah menerima laporan korban dan segera ditindaklanjuti. "Kita sudah membawa korban ke rumah sakit untuk divisum," ucap BL Malau. (mehuli/m24)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar