Senin, 14 Mei 2018

Mahasiswa FKIP UISU Praktikum di Birubiru

Mahasiswa Progam Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera Utara (FKIP UISU), laksanakan praktik lapangan di Desa Sari Laba, Kecamatan Birubiru, Sabtu (12/5). Kegiatan praktikum ini merupakan wujud akhir dari mata kuliah Keanekaragaman Hewan, yang dijalani pada semester empat tahun akademik 2017/2018.

Diharapkan dengan adanya praktikum lapangan seperti ini, mahasiswa bisa lebih memahami dan mengetahui serta mengenalkan langsung apa yang telah dipelajarinya. "Tidak hanya sebatas teori atau gambar-gambar yang banyak tersedia pada buku maupun internet," ungkap Drs Masnadi Munir MSC, salah satu dosen pada Program Studi Pendidikan Biologi.

Praktikum ini turut didampingi dosen UISU, di antaranya Drs Masnadi Munir MSc jurusan ekologi tumbuhan, Drs Dedi Azward MSc jurusan Etonomi (ilmu yang mempelajari tentang serangga), Drs Pandu Prabowo SPd jurusan Aktonomi hewan tinggi dan Drs Sembol Ginting MSc.

Kepada wartawan, Drs Dedi Azward, mengatakan, praktikum yang dilaksanakan merupakan aplikasi atau penerapan dari teori-teori yang dipelajari di kelas dan dipraktikkan secara langsung di lapangan. Sebagai contoh, kata Dedi, mereka sedang mempelajari kepadatan serangga dan mengindentifikasi tumbuh-tumbuhan.

Senada, Drs Pandu Prabowo Spd, pada penjelasannya, mengklasifikasikan lalu menghitung kepadatannya juga kelimpahan hewan tinggi yang ada di Sungai Birubiru.

Sementara, Drs Sembol Ginting Msc, yang merupakan mantan staf pengajar alumni F-KIP UISU jurusan Komputerisasi, mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa F-KIP UISU. Menurutnya, dengan kedatangan mahasiswa di Desa Sarilaba Julu, Kecamatan Birubiru, semoga memberikan motifasi bagi anak-anak didik, agar semangat belajar dan bisa juga menjadi seorang mahasiswa. 

Dikatakannya, mahasiswa yang berminat mempelajari pemrograman komputer maupun sistemnya, bisa datang ke rumahnya di Jln Delitua Birubiru, Km 21 Desa Namotualang, Kecamatan Birubiru. "Dan tidak dipungut biaya alias gratis," tandasnya. (jasa/m24)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar