![]() |
| Petugas saat menggelar razia |
Kapolsek Perdagangan, AKP Daniel AT Tambunan SH SIK mengatakan, razia menyasar berbagai jenis bus dan kendaraan pribadi yang datang dari berbagai wilayah guna mengantisipasi aksi teror serupa seperti di Kota Surabaya.
"Razia ini dilakukan menindaklanjuti peristiwa bom bunuh diri di Surabaya dan penangkapan terduga teroris di Tanjungbalai," ujarnya didampingi Kanit Reskrim, Iptu S Pinem.
Kapolsek menjelaskan, pemeriksaan terhadap berbagai jenis kendaraan dilakukan setelah mendapat instruksi Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, untuk menciptakan suasana kondusif serta memberikan kenyamanan masyarakat terkait aksi bom bunuh diri.
"Pemeriksaan dilakukan mulai dari identitas, barang bawaan, bagasi, bahkan HP," jelasnya.
Sementara itu, salah satu pengemudi kendaraan pribadi, EK, mengaku tidak merasa terganggu dengan razia tersebut. Bahkan ia memaklumi kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari bom yang meledak di tiga gereja di Surabaya. (jhon/m24)








0 komentar:
Posting Komentar