![]() |
| Sail dan Dito, korban penganiayaan |
Ceritanya, pagi itu, Sail dan Dito yang merupakan saudara sepupu ini datang ke Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam. Di situ mereka bermain mercon kembang api yang dilepas ke udara. Tiba-tiba puluhan orang tak dikenal datang dan mengatakan temannya terluka karena kembang api yang dimainkan Sail dan Dito.
“Gara-gara mercon kembang api kalian, kawan kami luka. Matanya kena serpihan kembang api kalian," ucap Sail menirukan massa saat itu.
Tiba-tiba, dua pelaku langsung memukul Sail dan Dito yang diikuti puluhan warga lainnya. Warga sekitar yang melintas di lokasi sempat melerai namun tak berhasil. Puluhan warga membubarkan diri setelah wajah dan kepala kedua korban berdarah-darah.
Akibatnya, Sail mengalami luka robek dan mendapat lima jahitan. Sedangkan Dito mengalami luka robek di bagian kepala dan mendapat dua jahitan.
“Banyak kali orang itu yang mukuli kami berdua Bang. Tapi aku kenali kok wajahnya jika dijumpakan,” sebut Sail dan Dito saat menunggu antrian untuk membuat laporan.
Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman yang dikonfirmasi mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa pengeroyokan tersebut. (yanfebri/m24)








0 komentar:
Posting Komentar