![]() |
| Pelaku Saat Di Amankan |
Namun belum sempat berhasil, ayah satu anak itu kepergok sama korbannya. Tak pelak, korban berteriak memanggil massa, IG pun babak belur diletopi.
Informasi dihimpun, Kamis (10/5), sebelumnya IG mendatangi temannya HCH (24) yang bertempat tinggal di belakang kantor Lurah Gang Langgar, Tembung Percut Sei Tuan. IG pun mengajak H Ch untuk beraksi di kawasan Batang Kuis mencari mangsa.
Saat tiba di depan rumah korban, IG turun dan berniat memetik Honda Scoopy warna biru putih BK 6859 ACW yang diparkir di teras rumah. Aksi pelaku diketahui korbannya, dari dalam rumah dia mengintip gerak-gerik IG.
Ketika hendak menggeser kreta itu, korban keluar dari dalam rumah dan menangkap IG. Tapi IG mencoba kabur dan melakukan perlawanan. Duel sengit pun terjadi antara IG dan korban. Disaat keduanya berduel, massa berdatangan ke rumah korban dan langsung beramai-ramai menghajar IG hingga babak belur.
"Saya sudah pantau dari dalam rumah. Kedua lutut ku lecet karena berduel dengan IG," sebut Juweari ayah tiga anak ini kepada sejumlah wartawan.
Guna pemeriksaan, I G diamankan ke komando. Saat diinterogasi, I G mengaku beraksi bersama H Ch. 3,5 jam kemudian tepatnya pukul 11.00 Wib, H ch diamankan petugas Polsek Batang Kuis. Saat dilakukan penggeledahan, dari rumah ayah tiga anak itu ditemukan bong untuk menghisap sabu.
"Aku baru sekali mencuri kreta. Rencananya kreta itu dijual kepada kawan di sekitar Tembung," sebut IG.
Terpisah, Kapolsek Batang Kuis, AKP B Panjaitan SH ketika dikonfirmasi menyebutkan jika pihaknya masih melakukan pengembangan. (yan/m24)








0 komentar:
Posting Komentar